Perkembangan Kamera

Perkembangan Kamera dari Waktu ke Waktu

Siapa yang di sini tidak memiliki kamera? Mungkin sebagian besar dari kalian sudah punya kamera. Akan tetapi apakah kamu tahu bagaimana perkembangan kamera dari waktu ke waktu? Ya, sejarah perkembangan kamera memang sering membuat kita penasaran karena hingga saat ini masih berguna untuk mengabadikan momen-momen yang sangat penting.

Perkembangan kamera

Untuk itu, kali ini kita akan membahas mengenai perkembangan kamera secara lengkap. Inilah perkembangan kamera dari masa ke masa yang harus diketahui bersama:

Kamera Obscura (1000)

Pertama, kita awali dengan kamera jaman dulu yang juga menjadi kamera paling pertama digunakan. Ukurannya cukup besar sehingga kurang praktis dan tidak bisa dibawa ke mana-mana.

Kamera ini ditemukan sekitar tahun 1000 setelah masehi. Kamera ini adalah hasil ide dari Al-Haitam atau Alhazen. Hingga saat ini idenya yang cemerlang itu terus menerus dikembangkan sehingga mudah ditemukan di zaman ini.

Kamera Compact (1913)

Berikutnya adalah kamera Compact yang telah memiliki fitur zoom dengan kualitas yang baik. Oleh karena itu, kamera ini bisa menghasilkan gambar yang besar dan jelas tanpa harus mendekati objeknya secara langsung.

Kamera TLR dan SLR (1928)

Lalu, ada kamera TLR (twin-lens reflex) dan SLR (single-lens reflex). Untuk kamera TLR diproduksi pada tahun 1928 dan untuk SLR diproduksi pada tahun 1933.

Kamera Daguerreotypes dan Calotypes (1837)

Selanjutnya adalah kamera dulu yang namanya adalah kamera Daguerreotypes dan juga Calotypes yang bentuknya juga masih sangat sederhana. Kamera ini ditemukan oleh Joseph Nicephore Niepce pada tahun 1837, yang kemudian dinamakannya sebagai Daguerreotypes.
Kemudian, desain ini disempurnakan lagi oleh Henry Talbot dan menamai kamera ini menjadi Calotype pada tahun 1840.

Baca juga:  Inilah Rekomendasi 7 CCTV Rumah Kualitas Terbaik Harga Murah

Pelat Kering Collidion (Perkembangan Kamera Tahun 1857)

Yang kedua ada pelat kering Collidion yang mana ditemukan oleh Desire van Monckhoven. Kamera ini mampu mengambil gambar dengan cepat dan kualitasnya cukup baik. Pada penggunaan kamera ini diperlukan tripod atau alat batu agar kamera bisa berdiri dengan tegak.

Kamera Analog (1981)

Selanjutnya ada kamera analog yang teknik pengambilan gambarnya masih menggunakan klise atau film yang negatif.

Kodak dan Kamera Film (1990)

Selanjutnya ada Kodak dan Kamera Film yang populer pada tahun 90-an. Kamera ini identik dengan penggunaan film roll yang bisa dicuci untuk dicetak pada kertas foto. Bahkan saat ini masih banyak yang mengoleksinya.

Kamera Digital (1999)

Terakhir adalah perkembangan kamera digital yang sangat identik dengan DSLR. Ya, kamera yang satu ini masih banyak digunakan oleh para fotografer dengan ukuran yang kecil. Kamera ini memiliki resolusi yang sangat baik dan bisa dibawa ke mana saja kita mau.

Sejarah kamera DSLR ini diawali pada tahun 1999 yang ditandai dengan kelahiran Nikon D1. Untuk kamera digital sendiri lebih dahulu lagi yaitu pada tahun 1995 di mana Hiroyuku Suetaka yang berhasil mengembangkan kamera dengan kristal cair dengan nama Casio QV-10.

Perkembangan Kamera Terkini: Kamera Mirrorless (2004)

Terakhir dan yang paling baru adalah kamera Mirrorless. Kamera yang satu ini sebenarnya memiliki kesamaan dengan DSLR. Akan tetapi kamera mirrorless tidak menggunakan cermin/pentaprisma.

Itulah beberapa generasi yang ada pada sejarah perkembangan kamera. Dengan mengetahui sejarah kamera di atas maka kini kamu seharusnya makin menghargai karya para ilmuan. Anda pun juga harus bisa mengembangkan ilmu karena semuanya selalu up to date.

Baca juga:  Cara Membuat VPN Supaya Internet Kantor Bisa diakses di Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *